Seminar Nasional “Revitalisasi Nilai Budaya dan Sejarah Bahari Banten sebagai National Character Building” oleh Pendidikan Sejarah UNTIRTA

Rabu, 27 Maret 2019 bertempat di Hotel Le Dian Serang, rombongan dosen SIK dan PKP UPI Kampus Serang menghadiri Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Jurusan Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sultan Agung Tirtayasa (UNTIRTA). Seminar nasional ini mengangkat tema Revitalisasi Nilai Budaya dan Sejarah Bahari Banten sebagai National Character Building. Seminar ini dibuka oleh Kepala Program Studi Pendidikan Sejarah UNTIRTA, Ana Nurhasanah S.Pd, M.Pd dan Dekan , Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNTIRTA Dr. H. Aceng Hasani M.Pd sembari bercerita tentang Kejayaan Banten sejak jaman dahulu.

Seminar Nasional ini mengundang Prof. Susanto Zuhdi sebagai Keynote Speaker yang merupakan pakar sejarah maritim Indonesia dengan mengangkat topik Kebaharian Banten. Kembali kepada sejarah, Banten merupakan wilayah makmur dan jaya dengan kebahariannya, hal ini terjadi karena beberapa hal antara lain, Banten merupakan wilayah yang terletak diantara dua tradisi besar Nusantara, yaitu kerajaan-kerjaaan Jawa dan perdagangan Melayu. Kemudian, secara demografis, masyarakat Banten bersifat heterogen sehingga cocok bagi pusat perdagangan yang menuntut adanya pembauran antara pendatang dan penduduk asli. Selain itu, Banten memiliki corak ekonomi yang sama dengan kebanyakan wilayah di Jawa dengan kerajaan yang memegang kendali atas produksi di pedalamannya, distribusi di pusat kotanya dan pertukaran barang di pelabuhannya.

Kerjayaan Banten yang telah ada sejak Tahun 930 ini melewati berbagai macam sejarah baik dalam memperluas wilayahnya  maupun dalam mempertahankan wilayahnya. Sebagai dareah yang berfokus pada penanaman lada, Banten belum mampu mencukupi kebutuhan pangannya sendiri sehingga Banten merasa perlu berekspansi ke Lampung. Di masa yang sama, Banten perlu mempertahankan pelabuhannya yang terancam oleh popularitas pelabuhan Kelapa yang menjadi pusat perdagangan baru di Batavia, serangan dari Jawa-Mataram dan perang saudara antar saudagar. Oleh karena itu Banten memiliki nilai budaya dan sejarah bahari yang sangat kaya untuk menjadi landasan dalam membangun kembali Kejayaan Banten.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share

|

Kontak

Pengunjung

Flag Counter

Hubungi Kami

©2022 Sistem Informasi Kelautan UPI
All Right Reserved.