Pengembangan kurikulum Program Studi Sistem Informasi Kelautan (SIK) di Era Industri 4.0 dan mendukung program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka

Program Studi Sistem Informasi Kelautan UPI Kampus di Serang menggelar Focus Group Discussion (FGD) Review Kurikulum SIK yang akan membahas Profil Lulusan berbentuk Program Educatuinal Objective (PEO) dan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dengan Koordinator Kelompok Mitigasi Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim KKP, Fullstack Engineer at United Nations Global Pulse, Pusat Pembinaan, Pendidikan, dan Pelatihan LIPI, serta Analisis Konservasi dan Rehabilitasi Ekosistem Pesisir KKP secara daring melalui zoom meeting, Senin pagi(02/08/2021). FGD ini merupakan pengembangan kurikulum Program Studi Sistem Informasi Kelautan (SIK) di Era Industri 4.0 dan mendukung program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka.

Fegi Nurhabni, S.T., M.T., M.Sc selaku Koordinator Kelompok Mitigasi Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim KKP, Muhammad Rheza Muztahid, M.Kom.selaku Fullstack Engineer at United Nations Global Pulse, Arvita Rosmawati, S.Pi., M.Si. selaku Pusat Pembinaan, Pendidikan, dan Pelatihan LIPI, dan La Ode Mansyur, S.Pi., M.Si. selaku Analisis Konservasi dan Rehabilitasi Ekosistem Pesisir KKP.

Dalam Pemateriannya, Ibu Fegi Nurhabni, S.T., M.T., M.Sc menyampaikan bahwa harus ada sesuatu yang khas dan bernilai jual dari lulusan Prodi SIK; Kurikulum yang disusun harus bisa menyiapkan lulusannya harus bisa Ahli pertama (pengumpulan data) -> Ahli muda (pengolahan data) -> Ahli madya (analisis data) -> Rekomendasi kebijakan; serta Masih minimnya data kelautan sehingga menjadi tantangan kedepan untuk mampu mengumpulkan data, mengolah sehingga data kelautan bisa dapat terintegrasi menjadi sebuah big data yang baik.

Muhammad Rheza Muztahid, M.Kom.selaku Fullstack Engineer at United Nations Global Pulse menyampaikan masukan dan saran terkait dengan Profil dan Lulusan Prodi SIK. Adapun yang disarankan diantaranya data scientist (Researcher), Data Engineer (Developer), Web Application Engineer (Developer), Full-Stack Engineer (Research & Development), Security System (Network), Oceanographer (Researcher), Businessman (Entrepreneur), employee (general). Selain itu saran untuk Pengembangan Kurikulum Prodi SIK perlu ditambahkan MK General Data Mining tidak hanya MK Spasial Data Mining dan Bahasa Phyton sebaiknya diajarkan di MK tertentu, dan disarankan terdapat MK yang dapat membahas machine learning, Deep learning, Regression and classification, Natural Language Processing, Database, Hadoop, Data visualization dll.

Selanjutnya, Arvita Rosmawati, S.Pi., M.Si. selaku Pusat Pembinaan, Pendidikan, dan Pelatihan LIPI menyampaikan masukan dan saran untuk kurikulum Prodi SIK terkait Kompetensi Pendukung diantaranya: Manajemen Kekayaan Intelektual, Teknik Presentasi Ilmiah, Teknik Penulisan Ilmiah dan Teknik Komunikasi serta Membangun Tim Efektif.

Terakhir, La Ode Mansyur, S.Pi., M.Si. selaku Analisis Konservasi dan Rehabilitasi Ekosistem Pesisir KKP menyampaikan masukan terkait kurikulum Prodi SIK bahwa diharapkan kurikulum harus bisa beradaptasi dengan lingkungan dunia kerja, mahasiswa bisa berkuliah di luar kampus untuk beberapa semester perlu di rancang konsepnya sehingga output yang diharapkan dapat maksimal, kemudian bagaimana proses penyampaikan kepada mahasiswa, dan dosen mengevaluasi proses penilaian pembelajaran. Masukan saran dari beliau untuk M,K Renang untuk direvisi menjadi M.K Olahraga Air di dalamnya terkait pelatihan selam dasar, renang, minimal prodi SIK mempunyai club selam, diharapkan setelah lulus nanti mereka bisa bekerja sebagai penyelam untuk membantu riset ilmiah baik kegiatan AMDAL dan riset lainnya.

Berdasarkan hasil masukan dari berbagai pakar, Kurikulum SIK akan dilakukan penyesuaian sesuai dengan masukan dan arahan yang telah diberikan melalui forum diskusi. [Humas SIK]

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share

|

Kontak

Pengunjung

Flag Counter

Hubungi Kami

©2022 Sistem Informasi Kelautan UPI
All Right Reserved.