WEBINAR MOTIVASI “KULIAH HINGGA S3 DENGAN BEASISWA”

SERANG, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di Serang mengadakan webinar bertajuk “Kuliah Hingga S3 Dengan Beasiswa” melalui aplikasi Zoom Meetings (3/10/2020). Tema ini dipilih bertujuan untuk mahasiswa baru di UPI kampus Serang agar termotivasi melanjutkan jenjang S2/S3 ke dalam maupun luar negeri dengan beasiswa.

Kurang lebih 48 participants yang tergabung di dalam webinar ini. Dengan kerjasama panitia webinar ini menghadirkan 3 narasumber sekaligus Alumni yang berhasil mendapatkan beasiswa ke dalam maupun luar negeri, kegiatan ini dihadiri oleh Mahasiswa S3 Khon Kaen University Scholarship for ASEAN and GMS Countries Agung Purwa Widiyan, M.Ed, Dosen Universitas Muhammadiyah Jakarta Laely Farokhah, M.Pd, dan Mahasiswa Strata-2 (S2) UPI di Bandung Dwi Kurniasih, S.Pd. Acara dibuka secara resmi sekaligus sambutan oleh Direktur UPI Kampus di Serang Drs. H. Herli Salim, M.Ed., Ph.D secara daring.

“Menekankan pentingnya kita memiliki tekad yang kuat dalam mempersiapkan diri kita meraih beasiswa untuk studi lanjut ke S2 S3,bahkan post-doctoral. Hal ini disemangati oleh yel-yel dari HOS Cokroaminoto yang berbunyi “setinggi-tingginya ilmu, sepintar-pintarnya siasat, dan sebersih-bersihnya tauhid”. Direktur UPI Serang juga menekankan perlunya langkah nyata dari penerima beasiswa kepada adik-adiknya yang sekarang masih kuliah. dan dan ia menekankan pentingnya langkah nyata supaya nantinya penerima beasiswa dari UPI Kampus Serang makin bertambah”. Begitu yang diungkapkan Direktur UPI Kampus Serang dalam sambutannya.

“Jadilah satu-satunya, satu-satunya orang yg paling awal datang ke lokasi, satu-satunya orang yg paling baik tersenyumnya”.

“Pendidikan hari ini bukan seberapa banyak informasi yang kita peroleh, lebih kepada apa yang bisa kita lakukan dengan apa yg kita ketahui”.

“Perbanyak sebab-sebab kebaikan, untuk akibat yg positif”. Begitu motivasi yang dikatakan oleh narasumber yang pertama Agung Purwa Widiyan, M.Ed. (2014).

Bersama Mahasiswa UPI Kampus Serang Agung memulai pembahasannya dengan bersyukur, “Saya sebagai lulusan UPI Kampus Serang tahun 2014 merasa bersyukur pernah kuliah di UPI Kampus Serang, ada tiga hal yang patut saya syukuri, pertama; dosen yang menginspirasi, dosen-dosen di UPI Kampus Serang tidak hanya mengajar dan mendidik, mereka semua menginspirasi betul mahasiswanya, mendukung setiap langkah baik mahasiswanya. Saya bersyukur bertemu mereka. Kedua, hubungan antar mahasiswa dan dosen di UPI kampus Serang terjalin sangat harmonis, ini yang membedakan UPI Kampus Serang dan universitas-universitas yang lainnya. Kami mahasiswa sudah dianggap seperti anak di keluarga besar UPI. Ketiga, kekhasan UPI kampus Serang yang terletak di Kota Serang memberikan kesempatan untuk bertumbuh lebih baik, sebagai pusat pemerintahan ibukota provinsi Banten, UPI Kampus Serang berada di epicentrum setiap pengambilan keputusan sebuah wilayah, ini baik untuk mahasiswa belajar secara langsung di masyarakat”

Kemudian Agung Purwa Widiyan melanjutkan ceritanya tentang pengalaman ketika menjadi mahasiswa Magister Pendidikan di Mahasarakham University (MSU), Thailand. “Saya tinggal di asrama bersama orang Vietnam, dan Kamboja. Di dalam kamar itu, diam-diam saya memperhatikan bagaimana mereka belajar, bagaimana mereka bersikap dan bagaimana seharusnya saya membangun personal yang bisa diterima di tingkat global”.

Berikutnya, Agung Purwa Widiyan bercerita tentang usaha belajarnya di tingkat pendidikan Doktor, “Gaya belajar, cara belajar, dan kondisi belajar di jenjang Doktoral tidak terlalu jauh berbeda dengan jenjang sebelumnya, kita tetap harus mandiri dan independen untuk memperoleh ilmu. Hanya saja, pembelajarannya lebih dalam menekankan pada makna dan nilai suatu ilmu. Fokus dan spesifik membahas suatu konsep”. Agung yang memperoleh beasiswa Khon Kaen University Scholarship for ASEAN and GMS Countries’ Academic Personnels merasakan pengalaman belajar yang menantang. “Saya jadi lebih pandai untuk memberikan makna pada suatu informasi yang saya terima, dan mencoba menghormati cara orang lain memberi makna. Ada jarak pandang, ada sudut pandang, ada dan resolusi pandang setiap orang yang berbeda-beda. Mengerti akan ini membuat saya merasa perlu terus belajar” Ujar Agung.

Agung Purwa Widiyan lalu berbagi tips dan trik yang dibungkus dalam Starter Pack Kuliah Ke luar Negeri. Agung menjelaskan poin pertama adalah BIG WHY, sebuah pertanyaan yang perlu dijawab, mengapa harus kuliah di luar negeri. “Ini harus spesifik dan dibuatkan urutannya, jangan sampai menjawab pertanyaan Big Why, seperti menjawab kenapa suka makan buah jeruk? Lalu dijawab karena manis, Pak. Mohon dijawab dengan sebaik-baiknya jawaban, saya suka makan jeruk karena mengandung vitamin C yang bagus untuk pencernaan, Pak. Nah, kira-kira begitu, berikan alasan mengapa harus kuliah ke luar negeri, misal, saya ingin belajar secara langsung di negara yang teknologinya dianggap maju, Pak. Agar saya bisa mengembangkan teknologi di Indonesia” terang Agung.

Selanjutnya, Agung Purwa Widiyan memberikan poin kedua dan ketiga, “mulai sekarang pelajari Bahasa Asing, dan perbanyak baca buku dan memperoleh informasi, karena dengan mendapatkan banyak informasi kita bisa mempersiapkan diri, paling tidak memberikan kita tanda apa yang harus diperbuat dan dengan membaca buku juga bisa memampukan kita menambah wawasan, sebagai input ke dalam pikiran kita, agar kelak ketika kita bicara atau menulis, kita piawai melakukannya. Poin ketiga berikutnya adalah dengan perbanyak pengalaman intelek, emosi, dan spiritual. Ikuti kegiatan akademik dan non akademik di Kampus, jadikan kampus sebagai laboratorium diri untuk belajar, berkembang dan bertumbuh. Libatkan diri dari proses dinamika kampus, dan isi diri dengan pengalaman spiritual yang mendebarkan. Caranya, perhatikan lingkungan sekitar, lalu putuskan diri ikut”

Poin terakhir “Setelah persiapan baik dilakukan, kita buat strategi dan peta jalan diri, mulai dari menelusuri laman-laman universitasnya, mengecek informasi beasiswa di media sosialnya, dan melengkapi berkas dan dokumen mendukung dalam persyaratan beasiswa”

Dalam acara webinar ini, Agung juga memberikan pesan, “Apa yang saya terima hari ini bisa jadi adalah akibat dari sebab-sebab yang saya lakukan kemarin-kemarin, untuk itu perbanyaklah sebab-sebab kebaikan agar mendapatkan akibat yang bernilai positif”.

Sesi selanjutnya diisi oleh narasumber kedua Laely Farokhah, M.Pd yang juga memberikan motivasi bahwa “Keberhasilan adalah pertemuan antara kesiapan dan peluang. Jadi persiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi peluang di masa depan”. Tidak hanya motivasi ada juga pesan untuk Mahasiswa Baru yang tergabung dalam acara ini “Manfaatkan peluang kuliah di UPI Serang dengan baik. Be a winner! Good Luck!.”

Alumni UPI Kampus Serang ini yang telah berhasil memperoleh beasiswa (LPDP) Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (2017) untuk jenjang S2, mengajak seluruh mahasiswa UPI Kampus Serang untuk semangat meraih cita-cita. “Peluang untuk bisa kuliah ke jenjang S2/S3 sangatlah banyak dan terbuka, mahasiswa harus berani menjemput peluang itu. Mahasiswa harus memiliki target, motivasi, serta mampu menemukan peluang untuk menggapai mimpinya agar bisa kuliah S2/S3. Kesuksesan bukanlah sebuah hal yang instan tanpa melalui sebuah proses. Persiapkan diri sebaik mungkin untuk menjemput cita.” Pesan Beliau.

Pematerian terakhir oleh narasumber yang ke tiga Dwi Kurniasih, S.Pd penerima beasiswa LPDP (2019) memberikan motivasi “Tuhan selalu punya cara untuk hambanya yang terus berusaha dan tiada henti untuk berdoa”. Beasiswa dapat diraih dengan 2 modal utama yakni kemauan dan kemampuan. Kemauan untuk berusaha dan berdoa. Berusaha dalam hal mencari informasi, mencari teman satu tujuan, dan mencari sumber terpercaya. Poin kedua adalah kemampuan. Jika teman-teman merasa belum mampu. Persiapkan diri dari sekarang untuk memampukan diri memenuhi kualifikasi dari pemberi beasiswa. Apa saja yang perlu dipersiapkan? Teman-teman bisa memulainya dari memperkaya kemampuan bahasa Inggris, karya tulis, berbicara di depan umum, kemampuan akademik dsb.

Percayalah bahwa Tuhan selalu punya cara untuk hambanya yang berbaik sangka dengan terus berusaha dan tiada henti untuk berdoa. Jadilah manusia yang penerima. Menerima kegagalan, kesusahan, kesedihan. Dengannya menerima kesuksesan sangatlah mengesankan. Semoga dengan adanya webinar motivasi ini semakin banyak mahasiswa UPI kampus Serang yang  termotivasi dan mengikuti jejak2 kaka-kakanya dalam mendapatkan beasiswa S2/S3 baik dalam negeri maupun luar negeri. Adapun pesan untuk mahasiswa baru “jadilah manusia yg penerima. Menerima kegagalan, kesusahan, kesedihan. Dengannya menerima kesuksesan sangatlah mengesankan.”

Ketiga narasumber telah memberikan pengalaman yang berhasil mendapatkan beasiswa S2 baik di dalam maupun di luar negeri, dan selanjutnya sesi tanya jawab beberapa dari participants Mahasiswa Baru memberikan pertanyaan mengenai beasiswa, ketiga narasumber pun menjawab dengan jelas dan mudah dipahami oleh semua participants. Setelah acara selesai webinar ini diakhiri dengan sesi foto bersama melalui daring. [EM/TW]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share

|

Kontak

Pengunjung

Flag Counter

Hubungi Kami

©2022 Sistem Informasi Kelautan UPI
All Right Reserved.